пятница, 31 августа 2012 г.

5 Spectacular Train Stations

5 Spectacular Train Stations – Using the train is one of the greatest ways to travel the world. This enchanting mode of transport was predicted to be replaced by what was supposed to be more efficient alternative which is air travel. The airport experience today is a far cry from the much more civilized approach to globe-trotting represented by the drop dead gorgeous constructions but, so are the train stations. Here, I’ve picked 5 favorites from the train stations that is most beautiful in the world.
          1. Milano Centrale — Milan, Italy

Credit: Google images

2. Kuala Lumpur Railway Station — 

Kuala Lumpur, Malaysia


Credit: Google images

3. Gare de Liège-Guillemins — Liège, Belgium


Credit: Google images

4. Antwerp Central Station — Antwerp, Belgium


Credit: Google images

5. 30th Street Station — Philadelphia, Pennsylvania


Credit: Google images
Source: Flavorwire

SALAM MERDEKA MALAYSIA KE-55...MERDEKA!!!

Salam sahabat semua.  Kita baru sahaja menyambut hari kemerdekaan negara kita yang tercinta MALAYSIA yang ke-55.  Pejam celik pejam celik, dah 55 tahun negara merdeka atau bebas dari penjajah.  Namun begitu, betulkah kita telah bebas sebebasnya dari penjajah?  Persoalan ini sering bermain di minda saya dan mungkin juga di minda saudara-saudari pembaca sekalian.  Walau apapun persepsi dan tanggapan orang ramai dalam memahami erti kemerdekaan ini, biarlah kita sebagai salah seorang rakyat Malaysia yang sememangnya mencintai tanahiar kita ini tetap dan terus berbangga dan mempertahankan kemerdekaan ini.  Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada para pejuang kemerdekaan tanah air kita ini terutama sekali buat almarhum TUNKU ABDUL RAHMAN PUTRA AL-HAJ  dan rakan-rakan seperjuangan beliau.   Tanpa mereka kita tidak mungkin akan merasai erti dan nikmat merdeka seperti sekarang.



понедельник, 27 августа 2012 г.

** LUQMAN**


Luqman

Usrah No 3 : To All Parents Especially Fathers.

Lesson to children? Where? Its there in the Quran. Not just about solat, not just about history of Islam, not just about war....The Quran has parts about bringing up children..its all there...
Lesson No. 1
"Wahai anak kesayanganku" - notice how a parent should address their children.. 1. Wahai 2. anak 3. KESAYANGAN.
I pun setakat sayang je. "My dear MOST beloved"... is what we should say, let us pay particular attention when addressing our children.
Back to lesson no. 1 - my dearest son - Its the AQIDAH - Jangan syirik kan Allah! This Aqidah is the foundation..yes no doubt it starts way early when we teach them the syahadah without them knowing its meaning, when we say Allahuakbar... when we say Allah created the starts, the moon the trees and babies... starts from the parents semua tangkal, tali tu buanglah dari anak. Jangan bawa jumpa bomoh.
PERSOALANNYA - But when the child is around 8 - 9 years- do we sit with them seriously, (panggil anak and tell them, ada sesuatu yang sangat penting abah nak bagitau -ONE ON ONE) and say "Wahai anak kesayangku" "Jangan sekali-kali syirikkan Allah" Allah is the Only God jangan sekutukan Allah dengan yang lain, tiada yang lebih berkuasa dari Allah, tiada orang, tiada benda, tiada wang."
Allah itu satu, tanamkan dalam hati tanamkan dalam diri - "ingat pesan abah NI sampai mati dan kalau abah tiada lagi"... (maunya budak tu tak ingat, katalah dia buat jahat, satu hari akan terdetik dalam hati dia, memori dengan abah duduk berpesan akan dikenang kembali).
"Yes Surah Luqman sebenarnya khas untuk bapa-bapa, kerana bapa mungkin kurang 'naluri' dan "instinct" mereka - This is the surah for you, read it, use it, because its ultimately your responsibility and you will be questioned Dearest Beloved Fathers..."
Lesson No. 2
Berbuat baik kepada kedua orang tua. Apa lagi nak dikata..terang, bersuluh dan nyata...
Lesson No. 3
Ayat 16 - a reminder to them and to us - setiap apa yang dibuat anak kesayanganku "walau sebesar biji sawi akan Allah nilai - kita tak boleh bersembunyi" Allah sees us, everything and anything we do...
(the problem now, zina, buang anak - semua kerana tiada konsep Allah melihat). Salah siapa? kalau ibu bapa tak pernah ingatkan, bukan???
Lesson No. 4
Dirikanlah solat, larang perbuatan mungkar (kalau kawan kita buat benda jahat, kata "jangan" BUKAN IKUT!) Sabar sayang, bila tibanya bencana! Sabar sayang, semua orang akan tempuh masalah dan dugaan... but do we get them ready to face challenges in life?
I'm crying while typing...
Lesson No. 5
Ayat 18 - JANGAN SOMBONG sayang! Jangan mendongakkan muka mu degan sombong di muka bumi ini walaupun ada ferari :). ramainya orang kaya sombong... JANGAN sayang..kerana harta, rupa atau ilmu.... Jangan sayang! Hormatlah orang lain... walau siapa pun kita...
saya kenal orang yang sangat terasa bila dia datang ke rumah seseorang, "tuannya" tak pernah senyum, buat tak tahu... kenapa? sombongnya terdetik dalam hati saya.. kenapa? adakah kerana kamu rasa lebih hebat atau istimewa? tak perlukan orang lain? tak perlukan keluarga?
Lesson No. 6
Bila berkata sederhanakanlah suara..jangan kita bercakap dengan suara yang besar, kerana mahu tarik perhatian...jangan sayang, jangan!
Sambungan ayat mengenai melihat keajaiban alam, "lihat di luar sayang" - malam dan siang, alam yang luas terbentang..siapa yang menciptanya sayang... tenung alam sambil diam...tak mungkin ada yang lain menciptakannya selain Allah... ingatkan mereka "kalau sudah lupa, pandang saja ke langit, ingat pesan abah dan pasti kehebatan Allah akan kita ingat kembali".
What a lovely surah...
To me it means this (one day set a date and time with your child - tell them before hand like 2-3 days earlier - I have something special and important to let you know dear. Something big that you have to remember, I'm only telling you because you're already BIG, this is not for little children, and you have to remember this forever and ever and ever.... Tanya anak tu... nak tau tak? Mesti dia kata nak kan.. penyibuk dan curious most of them. Ok, kata tunggu dulu. Bagi dia excited nak tau apa benda la abah nak pesan ni. Take them somewhere (tapi berdua saja) sampaikan pesanan itu.. and then after all the pesanan..bring them out... look at nature..(the following part about alam - encourages critical thinking, asking the child to THINK - LOOK at this world...)
Now I have an idea of doing this - go camping the two of you...and use this, say it... a special moment for FATHER and CHILD...that INSYAALLAH WILL BE ENGRAVED IN THEIR MEMORIES FOREVER...
and NO this is not a matter you can ignore. IT HAS TO BE DONE and IT IS SERIOUS... Demi Aqidah anak-anak Muslim yang sudah parah kebanyakannya... if only all fathers menyampaikan pesanan Surah Luqman ini buat anak mereka...
Ameen
Wallahu'alam.

DISCLAIMER: Tulisan diambil dari nota FB Wardina, tidak ditulis dengan bahasa yang lengkap dan sempurna. Harap maklum

Why Malaysia is Truly Asia

Why Malaysia is Truly Asia

Which are the places you had visited in Asia? Now, don’t say that you had visited each and every country in Asia. Asia is a large continent, and in fact, it is the largest continent in the whole Universe. You may not find it easy to visit each and every nation of Asia, but still, you have your options to visit the more popular places in Asia. What you need to do is to a little research and Internet browsing.
If you ask someone who had visited many places in Asia, to name a country, which falls in the top of the list, then it has to be Malaysia. The country provides you many reasons to visit Malaysia. You would be mesmerized by the beauty of Malaysia.

Majority of Malaysian are Muslim (Photo: Souvik)
Don’t forget that Malaysia is a food haven; you would find signature dish of many Asian countries in food restaurants. There are all kinds of food right from the best of Korean cuisine, to even Japanese cuisine. There are sushi joints all over; you would come across specialty dishes from India, and many other specialty cuisines from various countries. Entrepreneurs have opened food restaurant to woo the locals and the tourists alike.
But why would you like to think Malaysia is truly Asia? Is it just the Asian food, which is found in the country, or there is something more to it.

Weather in Malaysia

Asian weather is more or less the same in most parts of the south East Asia, and also in many other parts of Asia. You would notice that the normal temperature of Malaysia hover round 20-32 degrees Celsius during the day, which is what you would come across in many Asian countries. Though, at times Malaysia is hot, yet, the rains in the country reduce heat to a large extent.

Multicultural Society


Malaysian consists of many different of ethnics who live harmonically together (Photo: Rosemariejohn)
However, one reason why Malaysia is hailed as the true Asian country is the presence of various Asian cultures in the country. Different ethnic group stayed together in harmony for many years. It’s a joy to see the ethnic society mingle with each other and share their culture, and it is probably one reason, why Tourism in Malaysia has shot up. People who come to visit the country find the different Asian groups and also many ethnic groups live in complete coordination and harmony.
The three many cultural groups in Malaysia, namely the Malays, the Chinese and the Indians bring about a rare fusion of various cultures and bring to the fore of what Asia is. Asians have always stood for multi cultures and tribes in a society and the presence of various groups and cultures make the society and the culture more interesting.
Multicultural society had also added a rare dimension to the cultural beauty of the country. Each of the ethnic group present tin Malaysia has their own festivals. If you go to Malaysia, you would come across many kinds of festivals being celebrated in every society. Malaysians enjoy their festivals, and they make the visitors understand the significance of their festivals, which tourists love to celebrate.

Tourist Destinations in Malaysia


The tallest twin building in the world up until now (Photo: Ragstatic)
Malaysia is throbbing city, with its night life and international flavour. If you happen to go to Kuala Lumpur, you would be fascinated by the top of the line modern infrastructure of the city.
Kuala Lumpur with a populations of more than 1 million people is quite an attractive place to be in. one of the remarkable feature of the city is the PETRONAS tower. PETRONAS tower is the twin tower, with striking architectural finish. It is also considered the pride of Kuala Lumpur skyline.
Kuala Lumpur also has a throbbing Chinatown in the middle of the city. For a shopper, there’s nothing like to visit the beautiful night market, and shop to your limit.
Finally, the Indian establishment also add to the essence of Kuala Lumpur beauty.

Malacca is the most popular history town not only in Malaysia but also in Asia (Photo: Christopher Chan)
Malacca is the historical city of Malaysia. If you intend to visit historical ruins of Malaysia, and love to buy antique stuff from the Malaysian past, you should visit Malacca, the city in the south of Malaysia.
Malacca has a rich heritage from the multicultural past. You would come across relics and shredded cultures from the Dutch, Portuguese, Chinese and British. There are lots of shops located in the city, which sell antique stuff. That’s the beauty of Malacca.
You would also come across the oldest Dutch building found in Asia, which is presently an ethnographic museum. For those with religious mindset, you could go to Cheng hoon Teng temple, which is an exemplary depiction of fascinating religious architecture.
If you love beaches you should head to Georgetown, as the place has a smell of British past. You would find lots of resort scattered along the town. You would never miss the Chinese heritage associated with Georgetown. The place has lot of frill and activities, such as Mah-jong games, which is the epitome of finest entertainment spree you would never forget.

Cameron Highlands is popular with its beautiful tea plantation (Photo: Mixalis)
There is no end to what you would get in Malaysia. The hilly region of Cameron Highlands is worth mentioning. The sprawling hill station you get at Cameron Highlands would make you fall for Malaysia. Not only because of its unique and varsity of tea plantations, but also due to its true spectacular panoramic views, which would make you nostalgic, even years after your visit to the highlands.

Malaysia Truly Asia Facebook Page

What if you are still not satisfied with the information you got about Malaysia? Remember, there are lots of new happening around Malaysia, for instance, there could be a launch of the most happening night life in Kuala Lumpur, or a new Disco, which you don’t know of. Malaysia truly Asia facebook page would be a perfect place to interact with minded individuals, who share what they know about Malaysia.

Upload your Malaysia-experience photo at the Truly Asia page and you could win prize
Join the Malaysia truly Asia facebook page at http://www.facebook.com/friendofmalaysia, and make new friends who would be eager to throw plenty of new information about the country. Malaysia truly Asia facebook page also guide you to book hotels and accommodations centres in Malaysian cites. Make sure you make the most of your trip by knowing more about Malaysia.
Love to have fun? Join the contest at Malaysia truly Asia facebook page. Just upload your Photo and have loads of fun
sumber : Melayukini.net 

RAYA TERAKHIR DI PERANTAUAN

keluarga besar kami
Siti Nadya Aleesya

kami sekeluarga bersama Dato TYT Duta dan keluarga








Salam Syawal buat semua pembaca yang disayangi.  Walaupun hari ini adalah hari ke-9 kita berada dalam bulan Syawal, namun kemeriahan dan keindahan perayaan Aidilfitri masih dirasakan terutama bagi kaum keluarga dan kawan-kawan yang beraya di kampung halaman masing-masing.  Kami berasa amat bertuah kerana masih ramai lagi sahabat handai bersama kami di Kedutaaan Besar Malaysia, Moscow ini.  Walaupun cuma sebahagian sahaja daripada jumlah staf dan keluarga serta para pelajar perubatan dan kejuruteraan yang menyambut Aidilfitri kali ini di Moscow ini, namun kemeriahan tetap dirasakan dengan adanya program Solat Sunat Aidilfitri, Takbir dan Jamuan Aidilfitri. Kehadiran sekumpulan 25 orang pelajar Universiti Malaya dalam kemeriahan Aidilfitri kali ini juga amat menggembirakan kami.

para pelajar UM di Moscow
semasa jamuan makan
permata hati kami sekeluarga

  Rakyat Msia yang  beraya di Moscow pd tahun ini

Berbeza keadaannya dengan kami yang beraya di perantauan ini, terutama di kota kosmopolitan Moscow bumi Soviet ini.  Walaupun tiada suasana seperti di kampung halaman sendiri, namun kami tetap bersyukur kepadaNya kerana masih diberi peluang menghirup udara Syawal kali ini. Kehadiran orang baru dalam keluarga kami - SITI NADYA ALEESYA- amat menceriakan Aidilfitri kami sekeluarga.  Semoga kami masih diberi peluang dan kesempatan olehNya untuk menikmati Ramadhan dan Syawal akan datang.  InsyaAllah.

среда, 15 августа 2012 г.

SALAM AIDILFITRI 1433H

 Salam sahabat semua. Alhamdulillah kerana hari ini kita telah memasuki hari yang ke-27/26  kita berpuasa di bulan Ramadhan 1433H yang mulia ini. InsyaAllah dalam beberapa hari lagi kita akan menyambut Aidilfitri dalam bulan Syawal yang penuh dengan kemenangan. Marilah kita sama-sama berdoa semoga segala amalan kita selama ini diterima oleh Allah SWT hendaknya.  Juga dengan itu marilah juga kita sama-sama saling bermaafan atas segala salah dan silap kita antara satu sama lain.  Semoga kita suci dan bersih kembali dari segala dosa dan noda sama ada terhadap Pencipta kita mahupun sesama insan.  



Tahun ini adalah tahun ke-5 kami sekeluarga beraya di perantauan.  Walaupun pada awal jangkaan kami akan kembali ke tanah air sebelum syawal tiba, namun TAKDIR Allah mengatasi segala-galanya.  kami redha dan akur dengan segala ketentuan ini.  Mungkin ada hikmah disebalik semua yang berlaku ini. Walaupun berpuasa dalam keadaan yang serba sederhana kerana barang-barang rumah dan kereta telah berlayar namun kami bersyukur kerana kami sekeluarga dapat menerima hakikat ini dengan seikhlasnya,,InsyaAllah.  Aku amat berterima kasih kepada suami dan anak-anak yang amat memahami situasi ini kerana aku juga memasak ala kadar sahaja.  Maklum la semua peralatan yang besar-besar dan mewah selama ini telah tiada.  Inilah dia gambaran rumah kami yang telah kosong. Hanya tinggal barangan dan kemudahan yang disediakan oleh pihak Pengurusan apartment sahaaja lagi.  Namun begitu kesyukuran tetap dipanjatkan kepadaNya kerana masih memberi peluang kepada kami untuk merasakan nikmat Ramadhan dan kemenangan Syawal di bumi Soviet ini yang telah menjadi suatu tempat TARBIYAH bagi kami sekeluarga khasnya diriku sendiri. SYUKUR ALHAMDULILLAH Ya Allah atas segala nikmatMu ini.
Berbuka dirumah bersama keluarga dan student

InsyaAllah jika tiada aral melintang dan dengan izinNya jua, kami akan meninggalkan bumi Moscow RF ini buat selama-lamanya pada minggu kedua bulan September nanti.  Semoga dengan kepulangan kami ini akan menjadi titik tolak untuk sebuah keakraban hubungan kekeluarga sesama kami anak-beranak dan ayahbonda serta adik-
beradik yang dirindui selama ini.  InsyaAllah!




Di rumah en Salman dan Pn Anipah bersama keluargaku


Akhirnya sebelum ku akhiri tulisan ini, dengan rasa rendah diri dari hujung rambut hingga ke hujung kaki aku mewakili diri dan keluarga ingin memohon ampun dan maaf kepada semua sanak saudara, sahabat handai dan taulan serta pembaca setia blog ini.  Semoga segala apa yang kita lakukan dalam hidup ini akan mendapat keberkatan dan keredhaan dariNya, InsyaAllah.  Buat semua kenalan jauh dan dekat, terima kasih atas segalanya.

Lagu RAYA dengan makna perkataan raya yang pelbagai....

вторник, 14 августа 2012 г.

Perkongsian Dari Hati

Perkongsian Dari Hati

"Hidayah perlu dicari, macam juga jodoh dan rezeki.."



Bismillahirahmanirrahim. Dengan nama Allah yang Maha penyayang lagi Maha pengampun. Assalamualiakum pembaca sekalian. Anggaplah luahan hati ini rintihan jiwa seorang hamba yang bermusafir yang terlalu ingin lebih dekat dengan TuhanNya. Moga kita semua diberi kesempatan untuk berkongsi lebih banyak kebaikan bersama.
Kata seorang rakan pada saya, “Hidayah perlu dicari, macam juga jodoh dan rezeki konsepnya Dina" .Benar sekali, hidayah tidak datang bergolek. Akan tetapi ramai yang cuma menanti hati mereka ‘dibuka’ tanpa sebarang usaha. Ramai yang menanti ‘seru’ hadir tanpa berbuat apa-apa. Seperti yang berkata “Aku nak kaya” namun duduk saja goyang kaki, tanpa usaha, maka mana mungkin harta turun dari langit begitu saja. Samada kita sedar atau tidak, setiap hari kita memohon hidayahNya. Setiap hari kita memohon Allah menunjukkan kita kepada jalan yang lurus. Berapa kali kita sebut, baca dan ulang dalam Surah Al-Fatihah. (ٱهْدِنَا ٱلصِّرَ ٰط ٱلْمُسْتَقِيمَ - Tunjukilah kami jalan yang LURUS) Berapa ramai yang benar-benar fahami dan bersungguh tatkala membacanya. Ini peringatan untuk diri juga!
Perkara yang paling menakutkan saya adalah apabila menyedari hakikat bahawa hidayah ini hak milik mutlak Allah SWT, Al-IIah, Ar-Rab, yang dianugerahkan kepada sesiapa yang Allah Al-Wahab mahukan. Allah Al-Hakim lebih tahu siapa yang berhak mendapat hidayahNya. Allah Maha Mengetahui kerana Allah itu Al-A’leem, Al-A’alim, siapa yang tidak patut memilikinya. Seperti bagaimana Rasulullah SAW sendiri memohon dan berdoa untuk bapa saudaranya, Rasulullah SAW merayu dan memujuk Abu Talib yang telah membantu baginda dengan masa dan tenaganya, dengan menjaga dan memeliharanya namun hidayah bukan di tangan kita. Itulah pengajaran yang paling besar. Itulah hakikatnya.
Hidayah kata Mufti Ismail Menk tempoh hari di dalam kuliahnya, perlu dicari dengan kesungguhan dan kepayahan. Struggle. Dengan keringat perjuangan. “Those who struggle in Allah’s way, the doors of Allah will open in their way” Mereka yang berjuang untuk ke jalan Allah, yang cuba dan berusaha akan dibukakan pintu kearahNya” InsyaAllah dengan izinNya, hidayah akan diberi. Apa dia kesan hidayah? Kesan hidayah ini maka kebaikan akan terasa mudah untuk dilakukan.
Saya simpulkan pengajaran yang saya perolehi mengenai bagaimana untuk kita terus Istiqamah setelah mendapat hidayah, ya walaupun sedikit. Semoga Allah yang Maha Pemurah, memberi lebih dan lebih hidayahNya kepada kita. Peringatan ini juga amat berguna untuk diri saya yang serba dhaif lagi jahil ini.Mustaqim dan Istiqamah asalnya dari perkataan yang sama. Untuk memastikan kita terus kekal Istiqamah dengan hidayah yang telah diberi, agar hidayah itu tidak hilang, lenyap dan sepi kata mufti Menk, ada beberapa panduan yang diberikan yang ingin saya kongsikan dengan anda semua:-
1) Pengajaran pertama - Jangan bimbang pandangan orang lain. Abu Talib ‘takut’ pandangan pembesar Qurasyh yang lain, begitu bimbang mengenai apa yang akan ‘diperkatakan’ setelah dia meninggal, sekiranya dia menjadi seorang Muslim, maka kerana ke’risau’an inilah yang menyebabkan Abu Talib tidak mengucap Syahadah.
2) Kedua - Istiqamah mengekalkan hidayah tidak akan berlaku sekiranya kita ‘menyibukkan’ diri menilai orang lain kata Mufti Menk. Bergossip membuatkan kita sibuk dengan hal dan aib orang lain sehingga terlupa menilai diri. Bergossip dan berkata buruk sudah cukup berdosa, apatah lagi mengaibkan dan memfitnah. Sibukkan diri mengenai hal diri, kekurangan diri, keluarga, anak-anak daripada orang lain. InsyaAllah Allah akan beri kita hidayah. Kedua, sibukkan diri dengan hal sendiri bukan orang lain.
3) KetigaHidayah akan kekal sekiranya kita sentiasa i) Beristighfar dan ii) Bertaubat. Beristighfar bererti kita memohon maaf setelah tersedar dan setelah melakukan apa saja dosa dan kesilapan, namun bertaubat bererti kita kembali kepada Allah dengan memalingkan hati dan diri kearahNya. Beristighfar sahaja belum cukup, namun memalingkan diri kembali adalah kunci untuk mendapatkan hidayah, seterusnya mengekalkan hidayah itu. Kita PERLU dan mesti sentiasa beristighfar dan bertaubat, Allah memberi Taubah itu sebagai hadiah kepada hambaNya, bayangkan jika tiada konsep taubah? Oleh itu saya sering ingatkan diri, jangan berputus asa, teruskan perjuangan dan InsyaAllah Allah akan menunjukkan kita jalan yang lebih baik dari sekarang.
4) Keempat - Amalan yang berterusan. Lagi dan lagi. Tambah dan tambah amal. Bagaiamana? Dengan mengikhlaskan hati, mencari dan mencari dan mengikut contoh dari Rasulullah SAW
5) KelimaSampaikan kebaikan. Hidayah akan terkesan dan kekal sekiranya kita menjadi agen untuk menyampaikan kebaikan. Konsep Amal ma’ruf nahi mungkar ini dapat mengingatkan diri dan orang lain. Ya, marilah kita sebarkan kebaikan, kasih dan sayang, bukan kebencian, keburukan dan kejahatan! Walaupun sedikit! Sedikit dan sekecil biji sawi sekalipun ianya akan dinilai Allah Al-Hasib.
6) Keenam – Carilah kawan yang soleh. Pilihlah kawan kita, kawan atau rakan yang akan MENGINGATKAN kita sekiranya kita tergelincir. Rakan dan sahabat yang jujur memberi teguran. Seram sejuk apabila mufti memberikan contoh bagaimana nanti, apabila dibangkitkan kembali, sahabat karib kita akan menjadi musuh, bercakaran sesama sendiri, bertanya kepada kita – “kenapa engkau tidak menasihati aku dulu?” “Engkau tahu apa yang aku lakukan salah, kenapa engkau tidak ingatkan?” Na’zubillah. Mari kita ingatkan rakan kita, dengan penuh hikmah dan kasih.
7) Ketujuh – Hidayah akan kekal dengan Ilmu. Kita perlukan ilmu untuk berada di atas jalan yang benar. Terus dan terus dan terus tanpa henti menggali ilmu dari sana dan sini. Dari sumber yang sahih lagi dipercayai. Lebih banyak kita tahu lebih banyaklah kita tahu yang kita ini tidak tahu.
Pesanan mufti yang terakhir benar-benar membuatkan dewan tergamam tanpa suara. Untuk mendapat hidayah, kata mufti “JAGALAH MATA” Jagalah mata, kerana khuatir pandangan itu pandangan syaitan. Tundukkanlah pandangan. Saya sedang cuba mempraktikannya walau saya seorang wanita. Saya yakin para lelaki mempunyai dugaan yang lebih. Menjaga mata dengan tidak melihat dan menilai apa yang orang lain pakai, tidak melihat kereta apa yang mereka bawa, atau melihat kelebihan mahupun kekurangan. Kenapa? Supaya lebih kurang rasa ingin membandingkan diri dan mengata. Supaya lebih kurang iri hati dan dengki hinggap di dalam hati ini. Semuanya bermula dengan mata. Akan saya pegang nasihat ini.
InsyaAllah semoga kita diberi semua diberi hidayah oleh Allah SWT. Kita semua sebenarnya sama saja, sedang berjuang dan berusaha untuk lebih dekat denganNya. Ingatlah Allah, itulah pesanan terakhir Mufti Menk. Ingatlah Allah pada setiap masa dan ketika, bukan hanya apabila bertasbih selepas solat di atas sajadah. Ingatlah Allah tatkala makan, melakukan kerja dan bermesra dengan anak atau isteri dan suami misalnya. InsyaAllah mari kita cuba. Ingatlah Allah dengan sengaja, apabila melakukan apa saja. Jika semua umat Islam dan semua orang memegang konsep Allah melihat apa sahaja kita lakukan, MasyaAllah bayangkan betapa banyaknya kemungkaran dan kejahatan tidak akan berani dilakukan. Kepercayaan bahawa Allah itu Ar-Raqeeb yang Maha Melihat perlu disematkan kembali didalam jiwa kita ini.
Wallahua’lam. Amin

понедельник, 13 августа 2012 г.

PHD – Hasad dan dengki, budaya kita?

PHD – Hasad dan dengki, budaya kita?

Salaam Sayang buat semua pembaca!
Alhamdulillah, segala pujian bagi Allah Al-Ilah Ar-Rab yang memberikan seribu satu juta nikmat buat kita semua. Masalahnya kadang-kadang tu, kita ni cuma tahu melihat yang buruk, yang tidak cukup, yang tidak sempurna dan mengambil keputusan untuk “merungut” mengenai apa yang kita tidak ada berbanding seribu satu nikmat lain yang kita ‘ada’. Mari fokuskan tenaga dengan mengucap syukur tatkala melihat makanan di meja. Syukur dengan tangan, kaki, wajah yang sempurna, syukur lagi dengan pakaian yang menyaluti anggota. Syukur lagi dengan nikmat kesanggupan kita masih boleh bersujud kepada Allah. Setiap kali dahi ini mencecah tempat sujud cuba kita berhenti sejenak, mengucap syukur kerana kita masih diberi peluang menyembah Allah. Berapa ramai manusia tidak mampu lagi bersujud, kerana masalah kesihatan misalnya. Kenapa pentingnya syukur ini? Kerana Allah berjanji, orang yang bersyukur akan ditambahkan nikmat. Semua dah dengar bukan. Rasanya seribu kali diulang, kali ni saya ulang lagi, kerana salah satu cara belajar yang paling berkesan adalah melalui pengulangan atau repetition… sebenarnya untuk mengingati diri juga. Allah berfirman dalam surah Ibrahim:7)
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”

Jadi JOM bersyukur. Ucapkan “thank you Allah” dalam hati, dibawa kemudian ke bibir dengan menzahirkan syukur itu dengan ungkapan “Alhamdulillah." Terima kasih ‘sangat-sangat’ Ya Allah. Kerana apa? Kerana Allah akan menambah nikmat kita. Ya walau dilanda musibah. Bisiklah dalam hati “Terima kasih Ya Allah, kerana musibah dan kesedihan ni pasti ada hikmahnya”. “Saya pasti akan bangkit kembali lebih dekat dengan Mu atau lebih kuat lagi selepas ini”. Jika melihat kelebihan orang lain, apa kata daripada kita iri hati dan berdengki, ucapkanlah syukur dengan apa yang ada. Imam Mawlud menerangkan bahawa dengki ini terjadi apabila dalam hati kita timbul perasaan untuk melihat orang lain hilang nikmat yang mereka miliki.
Bercakap tentang perasaan dengki dan iri ini, coretan saya kali ini adalah mengenai satu penyakit hati yang menurut pakar adalah antara akar atau ibu segala penyakit. Itulah dia - Dengki. Mungkin anda pernah menjadi mangsa dengki? Ya jujur ianya amat pedih sekali. Banyak ungkapan pernah kita dengar seperti “alah orang Melayu memang macam tu, kaya dengan PHD” .PHD itu apa, ada yang bertanya? PenyakitHasad Dengki lah. Mari kita fikirkan. Benarkah ungkapan ini? Dari mana berakarnya perasaan ini? Kenapa begitu buruk persepsi kepada orang Melayu? Dan persoalan yang paling penting sekali, adakah kita termasuk golongan yang ada PHD itu? Na’uzubillah. Minta dijauhkan penyakit dan sifat buruk lagi keji ini dari dalam diri kita. Mari kita imbau sedikit sejarah dan asal usul PHD. Dari mana datangnya?
Sejarahnya adalah dari pertama kali ciptaan makhluk Al-Khaliq, Al Musawwir, Al-Baari yang menentang suruhanNya. Arahan bersujud kepada ciptaan Allah Adam a.s kepada Iblis.. Tidak ada alasan lain yang menyebabkan Iblis tidak mahu bersujud menurut perintah Allah melainkan sikap 1.sombong dan 2. Iri hati. Iri hati kerana Allah swt memilih Nabi Adam a.s sebagai khalifahnya, sedangkan Iblis itu merasakan dirinya lebih ‘mulia’ .Pernahkah kita terlintas bahawa diri ini lebih ‘baik’, mulia dan hebat dari orang lain. Berhati-hatilah pembaca sekalian, itulah sifat Iblis laknatullah. Iblis tidak langsung bertaubat dan memohon maaf diatas ‘kebiadaban dan keterlanjuran’ ini.
Sikap mereka yang dengki dan iri antara lain adalah TIDAK MAHU MENGAKU MEREKA BERSALAH. Quran menyuruh kita supaya berlindung dengan Allah dari hasad. 113:5 “Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki” Kerana bila sudah dengki, macam-macam boleh terjadi.
Kita biasanya ‘cemburu’ atau iri hati dengan mereka yang mempunyai nikmat yang lebih dari kita. Semua dari kita tidak terkecuali untuk pada satu-satu ketika mengalami perasaan ini. Cuma perlu kita ingat, walaupun kita merasakan bahawa mereka yang sering menjadi mangsa iri ini berada dalam keadaan bahaya, hakikatnya mereka yang berdengki itu sebenarnya berada dalam bahaya yang LEBIH lagi. Kerana apa? Kerana sifat dengki itu akhirnya akan memakan diri mereka sendiri.
Antara sebab lain kita sering iri hati adalah kerana kita tidak bersyukur dengan apa yang ada. Melihat ‘kesenangan’ , kekayaan, kecantikan serta kelebihan orang lain. Apabila kita mendoakan agar orang itu “hilang” akan kelebihannya maka itulah dia tanda bahawa kita sudah masuk kedalam fasa dengki. Pernah atau tidak pembaca sekalian apabila melihat seseorang yang berjaya lalu berbisik di dalam hati ,“kalaulah dia fail kali ni kan bagus” atau “tak sabar aku tengok dia gagal dan merana”. Maka berhati-hatilah itu tandanya muncul sudah titik hitam, penyakit hati yang lebih dikenali dengan DENGKI. Apabila kita merasakan, “Aku yang lebih berhak”, kita secara tidak langsung menyoal pemberian Allah kepada rakan itu. Tidakkah Allah lebih tahu siapa yang lebih berhak. Bukankan Allah Maha Mengetahui. Atau adakah kita merasakan kita lebih tahu dari Allah? Jadi usah persoalkan apa yang diberi kepada orang lain.


Apa dia cara merawat penyakit hati dengki ini pembaca sekalian? Imam Mawlud menyarankan dua cara rawatan penyakit hati dengki . Pertama, apabila kita sedar kita sudah ada iri hati dengan seseorang , contohnya apabila kita melihat kejayaannya dan ingin mencari kesalahannya, kita pakai reverse gear dan cari kebaikannya. Bila mahu atau terasa nak kutuk kita masuk reverse gear dan memujinya. Buat sesuatu untuk orang yang kita dengki itu, seperti membelinya hadiah atau membantunya. Kenapa? Supaya kita lemahkan perasaan dengki itu. Supaya kita hauskan sifat dengki itu dengan TIDAK memberinya baja dan menyemai benih kebencian. Boleh kita sama-sama lakukan? Maka selepas ini, kalau ada yang terasa nak dengki pada orang lain, jom kita pertama . 1. puji mereka dan kedua 2. Belikan mereka hadiah
Cara merawat penyakit dengki yang kedua adalah dengan mengakui bahawa perasaan iri hati ini hanya akan memakan diri sendiri. Ianya akan membahayakan BUKAN orang yang didengki tetapi diri kita sendiri. Kita jadi obsess dengan orang yang didengki dan membuang masa dan tenaga mencari-cari kesalahan orang itu. Kita hanya akan membuat diri dan emosi tidak tenteram dan “gila”. Perasaan dengki dan iri TIDAK AKAN SEKALI-KALI MEMBAWA KEBAIKAN KEPADA DIRI. Maka pembaca berhati-hatilah sekiranya perasaan ini muncul tiba didalam diri kita.
Kadang-kadang perasaan ini timbul kerana kita kurang yakin kepada diri sendiri. Cara paling kotor namun mudah, untuk nampak hebat adalah dengan merendahkan atau mengutuk orang lain. Namun ada juga iri yang dibenarkan dalam Islam. Cemburu yang sebenarnya ‘baik’ untuk kita. Apa dia? Ya! Cemburu kepada dua golongan ini.
Rasul s.a.w. bersabda: Tidak ada hasad (cemburu) yang dibenarkan kecuali terhadap 2 orang; iaitu pada orang yang Allah berikan harta, dia menghabiskannya pada jalan kebaikan, dan pada orang yang diberikan ilmu dan dia beramal dengan ilmu tersebut dan mengajarkannya pula kepada manusia siang dan malam. (Sahih Muslim)
Mari kita betulkan niat, bersihkan hati dan nilai kembali perasaan cemburu, iri dan dengki dalam diri! Mari jadi Mu’min yang tenang dan bersyukur dengan apa yang ada.
Salam Sayang
WARDINA

четверг, 9 августа 2012 г.

PEROSAK UKHUWAH


Enam Perusak Ukhuwah

Oleh: Drs. Ahmad Yani 

Pada masyarakat Islam, persatuan dan kesatuan atau lebih sering disebut dengan ukhuwah Islamiyah merupakan sesuatu yang sangat penting dan mendasar, apalagi hal ini merupakan salah satu ukuran keimanan yang sejati. Karena itu, ketika Nabi Saw berhijrah ke Madinah, yang pertama dilakukannya adalah Al-Muakhah, yakni mempersaudarakan sahabat dari Makkah atau muhajirin dengan sahabat yang berada di Madinah atau kaum Anshar. Ini berarti, ketika seseorang atau suatu masyarakat beriman, maka seharusnya ukhuwah Islamiyah yang didasari oleh iman menjelma dalam kehidupan sehari-hari, Allah swt. berfirman, Sesungguhnya mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” [QS Al-Hujurat (49):10]

Satu hal yang harus diingat bahwa, ketika ukhuwah islamiyah hendak diperkokoh atau malah sudah kokoh, ada saja upaya orang-orang yang tidak suka terhadap persaudaraan kaum muslimin, mereka berusaha untuk merusak hubungan di antara sesama kaum muslimin dengan menyebarkan fitnah dan berbagai berita bohong. Dalam kehidupan umat Islam, kita akui bahwa ukhuwah Islamiyah belum berwujud secara ideal, namun musuh-musuh umat ini tidak suka bila ukhuwah itu berwujud, mereka terus berusaha menghambatnya. Karena itu, setiap kali ada berita buruk, kita tidak boleh langsung mempercayainya, tapi lakukan tabayyun atau cek dan ricek terlebih dahulu kebenaran berita itu. Allah swt. berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, apabila datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya sehingga kamu akan menyesal atas perbuatanmu itu.” [QS Al-Hujurat (49): 6]

Asbabun nuzul (sebab turunnya ayat) tersebut di atas adalah, suatu ketika Al-Harits datang menghadap Nabi Muhammad saw., beliau mengajaknya masuk Islam, bahkan sesudah masuk Islam ia menyatakan kemauan dan kesanggupannya untuk membayar zakat. Kepada Rasulullah, Al-Harits menyatakan, “Saya akan pulang ke kampung saya untuk mengajak orang untuk masuk Islam dan membayar zakat dan bila sudah sampai waktunya, kirimkanlah utusan untuk mengambilnya.” Namun ketika zakat sudah banyak dikumpulkan dan sudah tiba waktu yang disepakati oleh Rasul, ternyata utusan beliau belum juga datang. Maka Al-Harits beserta rombongan berangkat untuk menyerahkan zakat itu kepada Nabi.

Sementara itu, Rasulullah saw. mengutus Al-Walid bin Uqbah untuk mengambil zakat, namun di tengah perjalanan hati Al-Walid merasa gentar dan menyampaikan laporan yang tidak benar, yakni Al-Harits tidak mau menyerahkan dana zakat, bahkan ia akan dibunuhnya. Rasulullah tidak langsung begitu saja percaya, beliau pun mengutus lagi beberapa sahabat yang lain untuk menemui Al-Harits. Ketika utusan itu bertemu dengan Al-Harits, ia berkata, “Kami diutus kepadamu.” Al-Harits bertanya, “Mengapa?” Para sahabat menjawab, “Sesungguhnya Rasulullah telah mengutus Al-Walid bin Uqbah, ia mengatakan bahwa engkau tidak mau menyerahkan zakat bahkan mau membunuhnya.”

Al-Harits menjawab, “Demi Allah yang telah mengutus Muhammad dengan sebenar-benarnya, aku tidak melihatnya dan tidak ada yang datang kepadaku.” Maka ketika mereka sampai kepada Nabi saw., beliau pun bertanya, “Apakah benar engkau menahan zakat dan hendak membunuh utusanku?” “Demi Allah yang telah mengutusmu dengan sebenar-benarnya, aku tidak berbuat demikian.” Maka turunlah ayat itu.

Surat Al Hujurat ayat 6 di atas menggunakan kata naba’ bukan khabar. M. Quraish Shihab dalam bukunya Secercah Cahaya Ilahi halaman 262 membedakan makna dua kata itu. “Kata naba’ menunjukkan berita penting, sedangkan khabar menunjukkan berita secara umum. Al-Qur’an memberi petunjuk bahwa berita yang perlu diperhatikan dan diselidiki adalah berita yang sifatnya penting. Adapun isu-isu ringan, omong kosong, dan berita yang tidak bermanfaat tidak perlu diselidiki, bahkan tidak perlu didengarkan karena hanya akan menyita waktu dan energi.”

Enam Perusak Ukhuwah

Mengingat kedudukan ukhuwah islamiyah yang sedemikian penting, maka memeliharanya menjadi sesuatu yang amat ditekankan. Disamping harus mengecek kebenaran suatu berita buruk yang menyangkut saudara kita yang muslim, ada beberapa hal yang harus kita hindari agar ukhuwah islamiyah bisa tetap terpelihara. Allah swt berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokan) dan jangan pula wanita wanita-wanita mengolok-olokan wanita yang lain (karena) boleh jadi wanita (yang diperolok-olokan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” [QS Al-Hujurat (49): 11-12]

Dari ayat di atas, ada enam hal yang harus kita hindari agar ukhuwah islamiyah tetap terpelihara: Pertama, memperolok-olokan, baik antar individu maupun antar kelompok, baik dengan kata-kata maupun dengan bahasa isyarat karena hal ini dapat menimbulkan rasa sakit hati, kemarahan dan permusuhan. Manakala kita tidak suka diolok-olok, maka janganlah kita memperolok-olok, apalagi belum tentu orang yang kita olok-olok itu lebih buruk dari diri kita. Kedua, mencaci atau menghina orang lain dengan kata-kata yang menyakitkan, apalagi bila kalimat penghinaan itu bukan sesuatu yang benar. Manusia yang suka menghina berarti merendahkan orang lain, dan iapun akan jatuh martabatnya.

Ketiga, memanggil orang lain dengan panggilan gelar-gelar yang tidak disukai. Kekurangan secara fisik bukanlah menjadi alasan bagi kita untuk memanggil orang lain dengan keadaan fisiknya itu. Orang yang pendek tidak mesti kita panggil si pendek, orang yang badannya gemuk tidak harus kita panggil dengan si gembrot, begitulah seterusnya karena panggilan-panggilan seperti itu bukan sesuatu yang menyenangkan. Memanggil orang dengan gelar sifat yang buruk juga tidak dibolehkan meskipun sifat itu memang dimilikinya, misalnya karena si A sering berbohong, maka dipanggillah ia dengan si pembohong, padahal sekarang sifatnya justru sudah jujur tapi gelar si pembohong tetap melekat pada dirinya. Karenanya jangan dipanggil seseorang dengan gelar-gelar yang buruk.

Keempat, berburuk sangka, ini merupakan sikap yang bermula dari iri hati (hasad). Akibatnya ia berburuk sangka bila seseorang mendapatkan kenimatan atau keberhasilan. Sikap seperti harus dicegah karena akan menimbulkan sikap-sikap buruk lainnya yang bisa merusak ukhuwah islamiyah. Kelima, mencari-cari kesalahan orang lain, hal ini karena memang tidak ada perlunya bagi kita, mencari kesalahan diri sendiri lebih baik untuk kita lakukan agar kita bisa memperbaiki diri sendiri. Keenam, bergunjing dengan membicarakan keadaan orang lain yang bila ia ketahui tentu tidak menyukainya, apalagi bila hal itu menyangkut rahasia pribadi seseorang. Manakala kita mengetahui rahasia orang lain yang ia tidak suka bila hal itu diketahui orang lain, maka menjadi amanah bagi kita untuk tidak membicarakannya.

Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa ketika ukhuwah islamiyah kita dambakan perwujudannya, maka segala yang bisa merusaknya harus kita hindari. Bila ukhuwah sudah terwujud, yang bisa merasakan manfaatnya bukan hanya sesama kaum muslimin, tapi juga umat manusia dan alam semesta, karena Islam merupakan agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam. Karenanya mewujudkan ukhuwah Islamiyah merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan ini.


Sumber : http://www.dakwatuna.com/2007/enam-perusak-ukhuwah/
 

среда, 8 августа 2012 г.

INI KISAH PENGAJARAN!!!



Adalah seorang hamba Allah ni, dia pergilah bersiar-siar di tepi hutan. Sedang dia menghirup udara rimba yg segar tu, tetiba dia terdengar satu bunyi... jeng!jeng!jeng!... bunyi....aauuummmmm!!!!! Bunyi harimau yg kelaparan dan hanya menung
gu mangsanya saja.



Jadi, si hamba Allah ni pun lari untuk menyelamatkan diri. Harimau tu kejar hamba Allah ni. Sebab dia dah lapar sangat ni. Harimau tu pun kejar, kejar, kejar dan kejar. Hamba Allah ni punyalah takut, berlari lintang pukang. Sempat juga dia berdoa agar dia diselamatkan daripada dibaham dek harimau tadi. Dengan kuasa Allah diperlihatkan sebuah perigi di depan mata ya.

Jadi untuk menyelamatkan diri si hamba Allah ni pun terjunlah ke dalam perigi. Perigi tu ada tali dan sebuah timba. Si hamba Allah ni bergayut pada tali tu. Tali tu pendek jer. Jadi dia bergantungan di tengah-tengah perigi. Di mulut perigi, harimau yg lapar tu menunggunya. Si hamba Allah ni pun berfikirlah macam mana nak menyelamatkan diri, sambil berdoa kepada Allah agar dia diselamatkan. Tengah dok berfikir camner nak selamat, tetiba dengar bunyi kocakan air di bawah perigi. Aaaaa!!!!... Ya Allah..... lagilah seram dibuatnya. Nak tahu ada apakat bawah tu? Ada 2 ekor buaya yg kelaparan.

Apalah nasib. Dah jatuh ditimpa tangga. lagilah takut si hamba Allah ni. Atas ada harimau bawah ada buaya. Semakin risau dan takut. Tengah berfikir untuk mencari jalan keluar, tetiba keluar seekor tikus putih dari lubang celah-celah perigi, naik ke atas ikut tali yg hamba Allah tu bergayut. Sampai kat atas tikus tu gigit tali tu pulak. Cis, kurang ajar punya tikus. Alahhhh.... cam ner ni. Pas tu, keluar lagi seekor tikus yg berwarna hitam. Naik mengikut tali tadi, cit!cit! cit!cit! sampai kat atas. Tikus hitam ni pun gigit juga tali tu. Cis, lagi satu. Macam mana aku nak buat ni.... habislah jadi mangsa buaya. Berfikir lagi. Kalau naik kat atas makan dek harimau. Kalau tunggu tali putus dan jatuh ke bawah makan dek buaya. Macam mana nih... Sedang hamba Allah tu berfikir camner nak selamatkan dirinya, tetiba.... terdengar satu bunyi.... uuuuuuuuuuuuu... bunyi lebah bawa madu.

Si hamba Allahni pun mendongak ke langit, melihat lebah yg sedang bawa madu. Tetiba setitik madu terjatuh dan terus masuk ke dalam mulut si hamba Allah ni tadi. Punyalah nikmat sehingga tidak terkata. Hamba Allah tu kata, "Fuh manisnya madu ni, tak pernah ku rasa manisnya ni. Sedapnya. Subhanallah sungguh sedap ni." Kerana setitik madu si hamba Allah tu lupa pada harimau yg sedang menantinya di mulut perigi dan buaya yg menantinya di bawah.

Kalau semua nak tahu , si Hamba Allah itu adalah kita semua. Harimau yg mengejar tu adalah maut kita, ajal memang sentiasa mengejar kita, so beringat-ingatlah. 2 ekor buaya itu adalah malaikat Munkar Dan Nakir yg menanti kita di alam kubur nanti. Tali yg tempat si hamba bergayut tadi adalah jangka hayat kita kalau pendek talinya maka panjanglah umur kita dan kalau panjang talinya maka pendeklah umur kita.Tikus Putih dan Hitam tu adalah dunia kita siang dan juga malam yang sentiasa menghakis umur kita. Kan tikus tu gigit tali tu.

Madu... madu yg jatuh setitik ke dalam mulut hamba itu tadi adalah nikmat dunia. Bayangkan setitik saja madu tu jatuh ke dalam mulutnya, dia lupa pada harimau dan buaya tu. Macam kitalah bila dapat nikmat sikit lupa pada Allah. Waktu susah baru la nak ingat Allah. Astaghfirullah...

1 minit untuk mengingati Allah...Sebutlah dengan sepenuh hati dan lidah yang fasih akan:

*SUBHANALLAH
*ALHAMDULILLAH
*LA I LAHA ILLALLAH
*ALLAHU AKBAR
*ASTAGHFIRULLAHAL 'AZIM
*LA ILAHA ILLALLAH, MUHAMMADUR RASULULLAH
*ALLAHUMMA SALLY WA SALLEM WABARIK ALA SAYYIDINA MUHAMMAD
*WA AALIHI WA SAHBIHI AJMA'EEN

Hayatilah sedalamnya akan makna ayat demi ayat, perkataan demi perkataan. Sebarkan kepada sahabat anda dan anda telah berjasa mengajak mereka untuk mengingati, berdoa dan bermunajat kepada ALLAH Yang Maha Esa dan Nabi Muhammad Alaihisallam.

Dalam masa yang sama sahabat2 sekelian juga akan mendoakan kesejahteraan untuk kamu dan di AMIN oleh para Malaikat, INSHAALLAH.

Oleh itu...duduklah sambil merenungi betapa kekuasaan Allah dalam kehidupan kita seharian kerana melakukan segala yang diredhoiNya. Bersamalah kita berdoa agar sentiasa di beri nikmat kesejahteraan dan kelapangan akal dan fikiran dalam kita menjalani kehidupan seharian dalam apa jua yang kita kerjakan.

sumber:IlovePalestine/Ibnu Muslim.

MENCARI MALAM LAILATUL QADAR

Tanda- Tanda Malam Lailatul Qadar
Tanda dan alamatnya adalah banyak, antara lain malam itu sendiri berlalu dengan penuh keheningan dan tenteram, angin bertiup lembut sepoi-sepoi bahasa dan esoknya, pada pagi hari kelihatan langit agak redup dan cahaya matahari tidak begitu menyinari ruang angkasa dan macam-macam lagi.

Perkahwinan muda di usia 16 tahun dan 14 tahun ?


(VIDEO) Perkahwinan muda di usia 16 tahun dan 14 tahun ? 

Wow! Mudanya kahwin!


Muka pengantin lelaki macam Aaron Aziz katanya.  :D


“Barang siapa di antara remaja berkahwin dalam usia muda ,maka menangislah syaitan . Dan ia (syaitan) mengeluh, “Aduh celaka aku, agamanya telah dipelihara dari godaanku .” HR. Ibnu ‘Addi.
Ni bukan syaitan je menangis ni,aku tengok pon nangis sekali ni, terasa tua pulak tetiba sebab tak kahwin lagi. kehkeh

Tak kesah lah depa ni datang dari mana, buat adik Syafiq dan Yana: Semoga Allah memberkati kamu dan melimpahkan 
berkat kepada kamu dan menghimpunkan kedua kamu di dalam kebaikkan =)

Wallahu'alam,!

AIRMATA PENYESALAN!

KISAH NI BACA LAH....BENAR2 MENYENTUH HATI...KETIKA SAYA BACA KISAH NI AIR MATA SAYA MENITIS TANPA BERHENTI2 SEPERTI AIR HUJAN...BAGAIMANA DENGAN ANDA???

Kisah Di Negeri Orang

Suasana didalam bilik bersalin begitu sunyi sekali. Yang kedengaran hanyalah suara rintihan Rohani menahan kesakitan hendak melahirkan. "Subhanallah....sakitnya...isk...isk...isk...isk
... aduuh....Bang sakit nya tak tahan saya" keluh Rohani pada suaminya Zamri yang ketika itu ada disisinya. "Apalah awak ni....susah sangat nak bersalin. Sudah berjam-jam tapi masih tak keluar- keluar juga budak tu. Dah penat saya menunggu. Ni... mesti ada sesuatu yang tak elok yang awak sudah buat , itulah sebabnya lambat sangat nak keluar budak tu, banyak dosa agaknya." rungut Zamri kepada isterinya, Rohani pula.

Sebak hati Rohani mendengar rungutan suaminya itu, tetapi dia tidak menghiraukannya, sebaliknya, Rohani hanya mendiamkan diri sahaja dan menahan kesakitannya yang hendak melahirkan itu. Rohani tahu sudah hampir 3 jam dia berada dalam bilik bersalin itu tetapi bayinya tidak juga mahu keluar. Itu kehendak Allah Taala, Rohani tidak mampu berbuat apa apa, hanya kepada Allahlah dia berserah.

Sejak Rohani mengandung ada sahaja yang tidak kena dihati Zamri terhadapnya. Zamri seolah olah menaruh perasaan benci terhadap Rohani dan anak yang dikandungnya itu.

Jururawat yang bertugas datang memeriksa kandungan Rohani dan kemudian bergegas memanggil Doktor Syamsul iaitu Doktor Peribadi Rohani. Doktor Syamsul segera datang dan bergegas menyediakan keperluan menyambut kelahiran bayi Rohani itu. Rohani hanya mendiamkan diri menahan kesakitan dan kelihatan air matanya meleleh panas dipipi gebunya itu. Rohani menangis bukan kerana takut atau sakit tetapi kerana terkenang akan rungutan Zamri tadi.

Saat melahirkan pun tiba. Doktor Syamsul menyuruh Rohani meneran ..."Come on Ani. You can do it...one more...one more Ani." Kata kata peransang Doktor Syamsul itulah yang membuatkan Rohani begitu bertenaga dan dengan sekali teran sahaja kepala bayinya itu sudah pun keluar...?Alhamdulillah,? bisik Rohani apabila dia melihat sahaja bayinya yang selamat dilahirkan itu.

Tiba-tiba Rohani terasa sakit sekali lagi dan dia terus meneran untuk kali keduanya, sejurus itu juga keluar seorang lagi bayi, kembar rupanya. "Tahniah Rohani, You got twin, boy and girl, putih macam You juga." Begitulah kata kata pujian dari Doktor Syamsul. "Tahniah Zamri, it's a twin" Doktor Syamsul mengucapkan tahniah kepada Zamri pula. Zamri hanya mendiamkan diri sahaja setelah menyaksikan kelahiran anak pertamanya itu, kembar pula . Doktor Syamsul memang sengaja menyuruh Zamri melihat bagaimana keadaan kelahiran anak anaknya itu.

Rohani sudah mula merancang akan nama untuk anak anaknya itu. Yang lelaki akan diberi nama Mohammad Fikri dan yang perempuan akan diberi nama Farhana. Rohani merasa begitu lega sekali setelah melahirkan kembarnya itu, tetapi sesekali bila dia teringat kata kata Zamri sebelum dia melahirkan hatinya menjadi begitu sebak dan sedih sekali.

Sebenarnya memang terlalu banyak kata-kata Zamri yang membuat Rohani berasa jauh hati sekali. Terutamanya sepanjang dia mengandung. Tetapi Rohani hanya bersabar, kerana dia tahu kalau dia mengadu pada emaknya tentu dia akan dimarahi semula. Jadi dia hanya mendiamkan diri dan memendam rasa sahaja.

Kedua dua anaknya, Mohammad Fikri dan Farhana telah diletakkan dibawah jagaan Nursery di Hospital Universiti Singapura (NUH) untuk memberi peluang Rohani berehat sebentar, kemudian nanti dapatlah dia menyusukan kedua kembar yang comel itu.

Tiba tiba fikiran Rohani menerbang kembali kedetik detik semasa dia mengandung dahulu. Zamri memang selalu memarahinya, ada sahaja perkara yang tidak kena. Macam macam kata kata nista yang dilemparkan kearah Rohani. Ada sahaja tuduhan yang tidak masuk akal, semuanya dihamburkan pada Rohani seolah olah melepaskan geram. Tidak sanggup rasanya Rohani menghadapi itu semua tetapi demi kestabilan kandungannya, Rohani kuatkan juga semangat dan pendiriannya.

Yang paling menyedihkan sekali ialah sewaktu Rohani mula mula disahkan mengandung. Zamri tidak percaya yang Rohani mengandung anaknya, dua kali dia membuat pemeriksaan Antenatal untuk mengesahkan kandungan isterinya itu. Keraguan timbul didalam hati Zamri tentang anak dalam kandungan Rohani itu. Zamri tidak boleh menerima kenyataan yang Rohani akan mengandung sebegitu awal sekali sedangkan mereka berkahwin baru 3 bulan. Kandungan Rohani sudah masuk 2 bulan... bermakna Rohani cuma kosong selama sebulan sahaja selepas mereka berkahwin. Bagi Rohani pula itu perkara biasa sahaja yang mungkin turut dilalui oleh pasangan lain juga.

Setelah membuat pemeriksaan Doktor, Rohani pulang kerumahnya dalam keadaan sedih. Pada mulanya Rohani berasa sangat gembira bila dia disahkan mengandung tetapi sebaliknya bila Zamri tidak mahu menerima anak dalam kandungannya itu, perasaannya terus berubah menjadi duka pula. Zamri menuduh yang Rohani berlaku curang, dan anak dalam kandungannya itu adalah hasil dari kecurangan Rohani sendiri. Hati isteri mana yang tidak remuk. Hati isteri mana yang tidak kecewa apabila dituduh sebegitu rupa oleh suaminya sendiri. Rohani pasrah......

Pernah suatu ketika Rohani bertengkar dengan suaminya. "Kenapa abang berlainan sekarang ni, tak macam dulu, pelembut, suka berjenaka, ini tidak asyik nak cari kesalahan Ani sahaja. Mengapa bang?" Rohani bertanya kepada Zamri .

"Kaulah penyebab segalanya. Tak payahlah nak tunjuk baik." Tempelak Zamri. Entah jantan mana yang kau dah layan kat opis kau tu." sergah Zamri lagi.

"Abang syak Ani buat hubungan dengan lelaki lain ke? Subhanallah??.Kenapa Abang syak yang bukan-bukan ni, Anikan isteri Abang yang sah, tak kanlah Ani nak buat jahat dengan orang lain pulak, Bang"? sangkal Rohani pula. "Allah dah beri kita rezeki awal, tak baik cakap macam tu. Itu semua kehendak Allah." Rohani menghampiri sambil memeluk badan suaminya tetapi Zamri meleraikan pelukannya dengan kasar sekali sehingga tersungkur Rohani dibuatnya. Serentak itu juga Rohani menangis . Zamri langsung tidak mengendahkannya. Deraian airmata Rohani semakin laju. Rohani hanya mampu menangis sahaja. Amat pedih sekali Rohani rasakan untuk menahan semua tohmahan dari Zamri, suaminya yang sah.

"Woi, benda-benda tu boleh terjadilah Ani. Kawan baik dengan bini sendiri, suami sendiri, bapak dengan anak, hah! emak dengan menantu pun boleh terjadi tau, apatah lagi macam kau ni, tau tak. Dulu tu kawan lama kau yang satu opis dengan kau tu, Amran, bukan main baik lagi budak tu dengan kau." Bentak Zamri lagi. Tanpa disangka sangka rupanya Zamri menaruh cemburu terhadap isterinya.

"Entah-entah keturunan kau, darah daging kau pun tak senonoh ....heee teruk. Nasib aku lah dapat bini macam engkau ni." kutuk Zamri lagi pada Rohani. "Bawa mengucap Bang, jangan tuduh Ani yang bukan-bukan. Ani bukan perempuan yang tak tentu arah. Walaupun Ani hanya anak angkat dalam keluarga ni, Ani bukan jenis macam tu, Ani tau akan halal haram, hukum hakam agama.

?Memang Ani tak pernah tau asal usul keluarga kandung Ani, tapi Ani bersyukur dan berterima kasih pada emak angkat Ani kerana menjaga Ani sejak dari kecil lagi. Ani dianggapnya seperti darah daging sendiri.? Rohani mula membangkang kata kata nista suaminya itu. "Abang jangan cuba nak menghina keluarga kandung Ani kerana walaupun mereka tidak membesarkan Ani tetapi disebabkan merekalah, Ani lahir kedunia ini.? Tambah Rohani lagi dengan sebak didada.

Semenjak peristiwa pertengkaran itulah, setiap hari Rohani terpaksa pergi ke tempat kerja Zamri apabila habis waktu bekerjanya. Sementara menunggu Zamri pulang Rohani berehat di Surau tempat Zamri bekerja. Zamri bekerja sebagai seorang salesman handphone di salah sebuah Pusat membeli belah dan kerjanya mengikut shif. Kalau Zamri bekerja shif malam terpaksalah Rohani menunggu Zamri sampai tengah malam. Begitulah keadaannya sehingga apabila perutnya semakin membesar pun Zamri masih memaksanya. Terpaksalah Rohani berbohong kepada emak dan keluarganya yang lain dengan mengatakan yang dia buat kerja overtime semata mata untuk mengelakkan pertengkaran dan tuduhan serta kata nista suaminya itu.

Dengan keadaan perut semakin membesar Rohani masih gagahkan juga dirinya pergi bekerja. Kadangkala apabila Zamri tidak menjemput Rohani ditempat kerja terpaksalah Rohani berasak asak menaiki bas untuk pulang . Begitulah keadaan Rohani sehinggalah hampir pada waktu bersalinnya. Pernah sekali Rohani minta dijemput kerana dia sudah larat benar tetapi sebaliknya Zamri membalasnya dengan kata kata kesat kepadanya, perempuan tak tau berdikarilah, berlagak senang lah, lagak kaya lah, perempuan tak sedar diri lah, tak layak jadi isterilah, menyusahkan dan macam macam lagi kata kata nista dilemparkan kepadanya.

Suatu hari Zamri dalam keadaan marah telah menarik rambut Rohani dan menghantukkan kepala Rohani ke dinding...Rohani hanya mampu menangis dan menanggung kesakitan. Ini semua gara-gara Rohani hendak pergi ke rumah Mak Saudaranya yang ingin mengahwinkan anaknya di Tampines. Emak Rohani sudah seminggu pergi kesana untuk menolong Mak Saudaranya itu. Hari sudah semakin petang jadi Rohani mendesak agar bertolak cepat sikit, lagipun langit sudah menunjukkan tanda tanda hendak hujan. "Hari dah nak hujan, Bang. Elok rasanya kalau kita pergi awal sikit bolehlah tolong apa yang patut.? Pinta Rohani.

Tanpa disangka sangka kata kata Rohani itu membuatkan Zamri marah dan dengan dengan tiba-tiba sahaja Zamri bangun. Dengan muka bengisnya, Zamri memandang Rohani. "Kau tahu aku penatkan, tak boleh tunggu ke, aku punya sukalah nak pergi malam ke, siang ke, tak pergi lansung ke." marah Zamri. Rohani menjawab,"Itu Ani tau, Abang kan dah berehat dari pagi tadi takkan masih penat lagi. Sepantas kilat Zamri datang kepada Rohani dan direntapnya rambut Rohani lalu di hantukkan kepala Rohani kedinding. Rohani tidak berdaya untuk menghalangnya. Ya Allah! Sungguh tergamak Zamri berbuat demikian...terasa kebas kepala Rohani dan dirasakannya mula membengkak. Pening kepala Rohani dibuatnya.

"Ya Allah, berilah aku kekuatan untuk menerima semua ini. Kau lindungilah aku dan kandunganku ini dari segala bahaya dan azab sengsara, Ya Allah.? Doa Rohani dalam hatinya dengan penuh keluhuran. Rohani memencilkan dirinya disudut dinding dan menangis sepuas puasnya.... "Bang, Ani minta maaf jika kata kata Ani tadi membuatkan Abang marah." Rohani memohon maaf kepada suaminya sambil tersedu sedu.

Hari itu seperti biasa Zamri ketempat kerjanya. Tiba tiba handphonenya berbunyi. Kedengaran suara Doktor Syamsul menyuruhnya datang segera ke hospital, kerana ada sesuatu yang berlaku terhadap Rohani.

Setibanya di hospital sahaja,"Zamri, kami sudah cuba untuk menyelamatkan Rohani tapi kuasa Allah melebihi segalanya, Rohani mengalami pendarahan otak yang serius, sebelum ini pernah tak Rohani jatuh atau... kepalanya terhantuk kuat pada sesuatu kerana sebelah kanan kepalanya kelihatan bengkak dan ada tanda lebam. Mungkin kesan dah lama ? Doktor Syamsul bertanya agak serius. Dia inginkan penjelasan sebenar dari Zamri. Zamri hanya mendiamkan diri.

Serentak itu juga Zamri teringat yang dia pernah menarik rambut Rohani dan menghantukkan kepala Rohani kedinding sekuat kuatnya...dan selepas kejadian itu Zakri tidak pernah sekali pun membawa Rohani ke Klinik untuk membuat pemeriksaan kepalanya. Rohani sering mengadu sakit kepala yang teruk ...namun Zamri tidak pernah mengendahkan kesakitan Rohani itu, malah baginya Rohani hanya mengada-ngadakan cerita ......saja buat buat sakit untuk minta simpati...

Sambil menekap mukanya dengan tangan Zamri menyesal...."YA ALLAH apa yang aku dah buat ni."

Doktor Syamsul menjelaskan lagi,"Doktor Zain yang merawat Rohani kerana Rohani mengadu sakit kepala yang amat sangat sewaktu dia memberi susu pada kembarnya di Nursery. Jadi Doktor Zain telah membawa Rohani ke Lab untuk membuat scanning di kepalanya dan confirm otaknya ada darah beku tapi malangnya ia sudah ditahap yang kritikal dan kami tak mampu melakukan apa-apa kerana Rohani tidak mahu di operation sebelum meminta izin dari awak Zamri.?

?Hanya satu permintaan terakhir arwahnya, dia minta awak membaca diarinya ini. I'm really sorry Zakri. Allah lebih menyayanginya.? kata Doktor Syamsul lagi lalu menyerahkan sebuah diari yang berbalut kemas dengan kain lampin bayi yang masih baru kepada Zamri.

Zamri mengambil diari tersebut. Satu lembaran kesatu lembaran dibukanya. Setiap lembaran tertulis rapi tulisan tangan Rohani mencoretkan peristiwa yang berlaku padanya setiap hari. Begitu tekun sekali Zamri membacanya dan ternyata banyak sekali keluhan, kesakitan & segala luahan rasa Rohani semuanya tertera didalam diari tersebut. Dan Zamri dapati setiap peristiwa itu semuanya adalah perlakuan buruk Zamri terhadap Rohani...

"Ya Allah, kenapa aku buat isteriku begini." keluh hati kecil Zamri penuh penyesalan selepas membaca setiap lembaran diari itu. Dan apabila tiba ke muka surat terakhir, tiba tiba Zamri terpandang bunga ros merah yang telah kering...membuat Zakri tertarik untuk membacanya...

Untuk suamiku yang tersayang, Zamri.

"SELAMAT HARI ULANG TAHUN PERKAHWINAN KITA YANG PERTAMA PADA HARI INI."Dengan air mata yang mula bergenang Zamri memulakan bacaannya....

Assalamualaikum.

Abang...

Ingat tak bunga Ros merah ni, Abang berikan pada Ani pada pertemuan pertama kita dulu. Sudah lama Ani simpan bunga tu Bang...

Bunga inilah lambang kasih sayang Ani pada Abang selama ini. Ia tidak pernah berubah pun walau telah kering.....Ani teramat menyayangi Abang. Ani sentiasa menyimpan setiap hadiah yang Abang berikan pada Ani. Abang tak pernah tahu kan... Itulah salah satu buktinya betapa sayangnya Ani pada Abang..

Terlebih dahulu Ani teringin sangat nak dengar Abang panggil Ani ?AYANG? seperti kita baru baru kahwin dulu...Abang panggil Ani ?AYANG?...terasa diri Ani dimanja bila Abang panggil macam tu...walaupun Ani cuma dapat merasa panggilan ?AYANG? itu seketika sahaja. Abang sudah banyak berubah sekarang. Perkataan ?AYANG? telah hilang dan tidak kedengaran untuk Ani lagi. Kenapa? Benci sangatkah Abang pada Ani? Ani telah melakukan kesalahan yang menyinggung perasaan Abang ke?

Abang...

Tulisan ini khas Ani tujukan untuk Abang. Bacalah semoga Abang tahu betapa mendalamnya kasihsayang Ani pada Abang. Abang tentu ingatkan hari ini merupakan hari ulangtahun perkahwinan kita yang pertama dan sebagai hadiahnya Ani berikan Abang.......Mohammad Fikri dan Farhana.

Buat diri Ani, Ani tak perlukan apa apa pun dari Abang cukuplah dengan kasih sayang Abang pada Ani. Ani akan pergi mencari ketenangan dan kedamaian untuk diri Ani. Ani pergi untuk menemuiNya. Ani reda Bang....

Harapan Ani, Abang jagalah kedua kembar kita tu dengan baik dan jangan sekali-kali sakiti mereka. Mereka tidak tahu apa-apa. Itulah hadiah paling berharga dari diri Ani dan mereka adalah darah daging Abang. Janganlah seksa mereka. Abang boleh seksa Ani tapi bukan mereka. Sayangilah mereka...

Dan yang terakhir sekali, Ani ingin mengatakan bahawa dalam hidup ini, Ani belum pernah mengadakan apa apa hubungan dengan sesiapa pun melainkan Abang sahaja di hati Ani. Jiwa dan raga Ani hanya untuk Abang seorang.

Ribuan terima kasih Ani ucapkan kerana Abang sudi mengahwini Ani walaupun Ani cuma menumpang kasih didalam sebuah keluarga yang menjaga Ani dari kecil hinggalah Ani bertemu dengan Abang dan berkahwin.

Ani harap Abang tidak akan mensia siakan kembar kita tu dan Ani tidak mahu mereka mengikut jejak kehidupan Ani yang malang ini dan hanya menumpang kasih dari sebuah keluarga yang bukan dari darah daging sendiri...tapi Ani tetap bersyukur kerana dapat mengecapi kasih sayang sepenuhnya dari keluarga angkat Ani. Ani harap sangat Abang akan sentiasa memberitahu pada kembar kita yang Ani ibunya, akan sentiasa bersama disamping mereka berdua, walaupun Ani tidak berkesempatan membelai mereka dan cuma seketika sahaja dapat mengenyangkan mereka dengan air susu Ani.

Berjanjilah pada Ani, Bang! dan ingatlah Fikri dan Farhana adalah darah daging abang sendiri...

Ampunkan Ani dan halalkan segala makan minum Ani selama setahun kita hidup bersama.

Sekiranya Abang masih tidak sudi untuk menerima kehadiran Fikri dan Farhana dalam hidup Abang, berilah mereka pada emak Ani supaya emak dapat menjaga kembar kita itu. Tentang segala perbelanjaannya, janganlah Abang risau kerana Ani sudah pun masukkan nama emak dalam CPF Ani. Biarlah emak yang menjaga kembar kita itu, sekurang-kurang terubat juga rindu emak sekeluarga pada Ani nanti bila memandang kembar kita. Comel anak kita kan Bang!Mohammad Fikri mengikut raut muka Abang...sejuk kata orang dan Ani yakin mesti Farhana akan mengikut iras raut wajah Ani...Ibunya...sejuk perut Ani mengandungkan mereka.

Inilah satu satunya harta peninggalan yang tidak ternilai dari Ani untuk Abang. Semoga Abang masih sudi menyayangi dan mengingati Ani walaupun Ani sudah tiada lagi disisi Abang dan kembar kita.

Salam sayang terakhir dari Ani Untuk Abang dan semua.

Doakanlah Kesejahteraan Ani.

Ikhlas dari isterimu yang malang,

Rohani

Sehabis membaca diari tersebut, Zamri meraung menangis sekuat kuat hatinya. Dia menyesal.......menyesal.......

"Sabarlah Zamri, Allah maha berkuasa. Kuatkan semangat kau, kau masih ada Fikri dan Farhana." pujuk Zul, kawan baiknya. Zamri hanya tunduk membisu.

Ya Allah...

Ani, maafkan Abang. Tubuh Zamri menjadi longlai dan diari ditangannya terlepas, tiba tiba sekeping gambar dihari pernikahan antara Zamri dan Rohani terjatuh dikakinya lalu segera Zamri mengambilnya.

Belakang gambar itu tertulis "SAAT PALING BAHAGIA DALAM HIDUPKU DAN KELUARGA. SEMOGA KEGEMBIRAAN DAN KEBAHAGIAAN INI AKAN SENTIASA MENYELUBUNGIKU HINGGA KEAKHIR HAYATKU.?

Zamri terjelepuk dilantai dengan berjuta penyesalan merangkumi seluruh tubuhnya. Dia seolah olah menjadi seperti orang yang hilang akal. Satu demi satu setiap perlakuan buruknya terhadap Rohani seperti terakam dalam kepala otaknya...setiap perbuatannya...seperti wayang jelas terpampang...kenapalah sampai begini jadinya...kejamnya aku...Ani, maafkan Abang?.maafkan Abang?. Abang menyesal??.

Sewaktu jenazah Rohani tiba dirumah suasananya amat memilukan sekali. Zamri sudah tidak berdaya lagi untuk melihat keluarga isterinya yang begitu sedih sekali diatas pemergian anak mereka. Walaubagaimanapun emak Ani kelihatan begitu tabah dan redha. Kedua dua kembar Zamri sentiasa berada didalam pangkuan nenek mereka.

Untuk kali terakhirnya, Zamri melihat muka Rohani yang kelihatan begitu tenang, bersih dan Zamri terus mengucup dahi Rohani. "Rohani, Abang minta ampun dan maaf." bisik Zamri perlahan pada telinga Rohani sambil menangis dengan berjuta penyesalan menimpa nimpa dirinya. Apabila Zamri meletakkan kembar disisi ibunya mereka diam dari tangisan dan tangan dari bedungan terkeluar seolah-olah mengusapi pipi ibu mereka buat kali terakhir dan terlihat oleh Zamri ada titisan airmata bergenang di tepi mata Rohani. Airmata itu meleleh perlahan-lahan bila kembar itu diangkat oleh Zamri.

Kembarnya menangis semula setelah diangkat oleh Zamri dan diberikan kepada neneknya. Jenazah Rohani dibawa ke pusara. Ramai saudara mara Rohani dan Zamri mengiringi jenazah, termasuklah kedua kembar mereka. Mungkin kedua kembar itu tidak tahu apa-apa tetapi biarlah mereka mengiringi pemergian Ani, Ibu mereka yang melahirkan mereka. Amat sedih sekali ketika itu. Zamri tidak mampu berkata apa-apa melainkan menangisi pemergian Rohani yang selama ini hidup merana atas perbuatannya.

Dan akhirnya Jenazah Rohani pun selamat dikebumikan. Satu persatu saudara mara meninggalkan kawasan pusara, tinggallah Zamri keseorangan di pusara Rohani yang masih merah tanahnya...meratapi pilu pemergian isterinya itu, berderai airmata Zamri dengan berjuta juta penyesalan ...

Sambil menadah tangannya, Zamri memohon pengampunan dari yang Maha Esa...

Ya Allah?.

Kuatkan semangat hambamu ini . Hanya Kau sahaja yang mengetahui segala dosa aku pada Rohani....ampunkan aku Ya Allah....

Dalam tangisan penyesalan itu, akhirnya Zamri terlelap disisi pusara Rohani. Sempat juga dia bermimpi, Rohani datang menghampirinya, mencium tangan, mengucup dahi dan memeluk tubuhnya dengan lembut mulus.

Zamri melihat Rohani tenang dan jelas kegembiraan terpancar dimuka Rohani yang putih bersih itu. Ani..., Ani..., Ani..., nak kemana Aniiiiiii. Zamri terjaga dari lenanya. Terngiang-ngiang suara kembarnya menangis. Emak dan keluarga mertuanya itu datang mendekati Zamri. Mereka semua menyabarkannya.....
Semoga Allah mencucuri rahmat keatas Rohani......

Kongsikan artikel ini dengan rakan-rakan anda.Sharing is Caring
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...